MikroTik Academy

     MikroTik adalah perusahaan Latvia yang didirikan pada tahun 1996 untuk mengembangkan router dan sistem ISP nirkabel. MikroTik sekarang menyediakan perangkat keras dan lunak untuk konektivitas Internet di sebagian besar negara di dunia. Pada tahun 1997 MikroTik menggunakan perangkat keras PC standart industri dan sistem perutean lengkap memungkinkan untuk membuat sistem piranti lunak RouterOS yang menyediakan stabilitas, kontrol, dan fleksibilitas yang luas untuk semua jenis antarmuka data dan perutean. Pada tahun 2002 MikroTik memutuskan untuk membuat perangkat keras kami sendiri, dan merek RouterBOARD pun lahir. MikroTik memiliki pengecer di sebagian besar dunia, dan pelanggan di mungkin setiap negara di planet ini. Perusahaan kami terletak di Riga, ibu kota Latvia

      Mikrotik Academy adalah nama sebuah program dari perusahaan Mikrotik untuk institusi pendidikan di seluruh dunia termasuk Indonesia. Yang bertujuan agar para pengguna memahami mikrotik secara keseluruhan dan mendapatkan sertifikasi secara resmi

Tahapan Sertifikasi MikroTik

       Sertifikasi MikroTik yang tersedia untuk enginer adalah MTCNA, MTCRE, MTCWE, MTCTCE, MTCUME, dan MTCIPv6E. Untuk mendapatkan serfikasi di level yang lebih atas maka peserta harus memperoleh terlebih dahulu sertifikasi di level yang lebih bawah. Umur dar sertifikasi MikroTik adalah 3 tahun sejak tanggal sertifikat dikeluarkan.

MTCNA (MikroTik Certified Network Associate)

     Sertifikasi yang paling dasar adalah MTCNA. Sertifikat ini mempelajari dasar-dasar mulai dari cara masuk ke mikrotik. Pada sertifikasi ini kalian bisa mempelajari semua lingkup MikroTik dari routing, wireless, traffic control, bahkan sampai hotspot namun hanya dasar-dasarnya saja.

MTCTCE (MikroTik Certified Traffic Control Engineer)

     MTCTCE merupakan sertifikasi MikroTik yang berhubungan dengan pengaturan lalu lintas bandwidth dan keamanan. Di sini teman-teman akan belajar lebih dalam tentang packet flow diagram, fitur firewall, QoS, Web Proxy, dan beberapa fitur lain untuk manajemen trafik. Syarat untuk mengambil sertifikasi MTCTCE ini adalah telah mendapatkan sertifikat MTCNA.

MTCUME (MikroTik Certified User Management Engineer)

     MTCUME merupakan sertifikasi MikroTik yang berhubungan dengan Hotspot dan Tunneling. Tunneling yang dipelajari juga lengkap dari PPTP, L2TP, sampai IPSec. Syarat untuk mengikuti sertifikasi ini adalah telah memiliki sertifikat MTCNA.

MTCWE ( MikroTik Certified Wireless Engineer)

     Sesuai namanya MTCWE sertifikasi ini diberikan kepada orang yang telah menguasai ilmu jaringan nirkabel dengan vendor MikroTik. Di MTCNA memang sudah ada materi wireless namun ini lebih dalam lagi. Selain itu pada MTCWE juga mempelajari fitur yang hanya terdapat di MikroTik yaitu Nstream.

MTCRE (MikroTik Certifed Routing Engineer)

     MikroTik Certifed Routing Engineer adalah training dan sertifikasi MikroTik yang paling wajib setelah mendapatkan MTCNA. Pada dasarnya produk MikroTik adalah router yang berarti fungsinya melakukan routing. Pada sertifikasi MTCRE ini teman-teman akan mempelajari protokol routing OSPF.

MTCINE (MikroTik Certified Inter-networking Engineer)

     MTCINE saat ini merupakan sertifikasi yang paling tinggi tingkatnya. Untuk mengikuti sertifikasi ini teman-teman harus memiliki sertifikasi MTCRE yang aktif. Materi yang akan dipelajari pada sertifikasi MTCINE ini adalah BGP, MPLS, dan juga Traffic Engineering.

MTCIPv6E

     MikroTik Certified IPv6 Engineer, sesuai namanya training dan sertifikasi ini memiliki tujuan agar peserta paham akan protol IPv6 dan dapat mengimplementasikan IPv6 di jaringannya. Sertifikasi ini merupakan sertifikasi yang paling baru sampai tulisan ini dibuat (15 Mei 2018). Materi yang dipelajari meliputi IPv6 Packet, IPv6 Security, Transition Mechanism, dan Interoperability.

2 Comments on "MikroTik Academy"

  1. bermanfaat sekali

  2. coba comment

Leave a comment

Your email address will not be published.